Senin, 04 Januari 2010

Pada Akhirnya


Pada akhirnya, ukhti
Di tempat inilah kembali berpulang
Cerita tentang sebuah perjalanan panjang di jalan yang sepi
Katamu, sebab telah kupilih, maka haruslah kususuri

Perjalanan yang dimulai dengan sebuah senyuman dan berakhir dengan sedikit air mata perpisahan
Sayup-sayup kusembunyikan dari kornea hingga hanya membentuk selapis bening tak nampak di mata

Pada akhirnya, ukhti
Di sinilah lagi aku kembali
Sebab disinilah segalanya bermula
Saat cinta pertama kita ikrarkan bahkan hingga kita berharap nyawapun tercabut tetap dalam keteguhan di dalamnya

Pada sebuah malam saat kalian harus kembali membunyikan peluit kapal tanda akan segera berlayar
Dengan seorang awak baru dan harapan yang ingin disatukannya
Aku berdiri di ujung dermaga melihat dari kejauhan
Melambai tanda perpisahan sambil terus mengenang semua cerita tentang tawa dan air mata
Tentang jatuhnya kita, atau saat langkah terasa begitu gagah sebab telah terisi penuh ruhiyah

Aku berdiri di ujung dermaga menanti kapal yang lain datang
Naik ke atasnya dan menyusuri lautan sepi tempat banyak orang tenggelam dan banyak pula yang selamat
Tempat memantulnya birunya langit yang ingatkan kita pada hidup setelah kematian
Tempat terulang berbagai kisah yang diajarkan di kitab suci
Saat segerombolan fakir berlinang air matanya saat tak mampu ikut berjihad
Namun merekalah yang dibawa langsung oleh Allah menuju medan yang dijanjikan jannah

Aku memandang dari kapal yang berbeda sekarang, ukhti
Memandang sambil terus menyimpan harap
Suatu harap bahwa kita akan membuang sauh di tempat yang sama
Katamu,
Syurga namanya.



Ba’da muktamar my lovely forum...
Barakallahu fiik buat Kak Rezky, semoga dapat menjadi nakhoda yang sukses!
Buat semua akhwat yang masya Allah..., bagaimana saya bisa melupakan kenangan tiap detik bersama kalian?

Makassar, 4 Januari 2010

3 komentar:

  1. afwan baru comment..sejak awal terbitnya niyh artikel..langsung di copas ke folder pribadiku..hhe....
    masya alloh...kerennya tawwa...
    hiks..jadi sedih ga bisa menyaksikan "pergantian nahkoda"..barakallohu fiik buat kak rezky...^^
    laa tahzan ukhti..walaupun sekarang dah beda kapal, tapi tujuannya tetap sama kan??? semngaaaddd ^^/

    BalasHapus
  2. @akumuslimah: yah, saya betul2 menikmati moment2 terakhir itu, ukh... dan dirimu telah sukses melewatkannya karena sakit di rumah kodong...hehehe.. sampe2 sebelum tidur, saya bilang sama eky-my lovely koordinator- yang tidur di sampingku, "kalo besok pagi saya bangun, maka saya akan bangun bukan lagi sebagai anak forum ...(tiiit-sensor)" hiks2.. moga kita semua tetap istiqomah dan tidak menjadi org yang justru membocorkan kapal masing2 yah... doakan!

    BalasHapus
  3. ukhti..
    selamat berlayar dengan kapal yang berbeda. Aku tahu, ukhti tahu, kita tahu, pada akhirnya pulau yang kita tuju sama. InsyaALLAH..

    _sumayyah_

    BalasHapus

Syukran atas komentarnya...