Jumat, 05 Maret 2010

Dik, Aku Tunggu di Sini


sebuah kisah dari langit menghamparkan dan mengabarkan kita pada jalan penuh cahaya
tentang malaikat yang merendahkan sayapnya pada sebuah taman beraroma nirwana
banyak yang telah tertegun di sana dan memandang wajah di hadapannya sebagai yang tak tergantikan
sebab telah ia tuntun kita menuju langkah berat namun menyisa senyum meski dalam masa sesulit apapun

lalu saat telah dipilihkanNya
seorang hamba nista berbalut dosa untuk duduk di hadapan kalian
menguntai kembali benang-benang yang dulu pernah dirajutkan untuknya
maaf, jika ternyata belum kalian rasa lembutnya dan belum tersentuh jiwa

tapi ternyata telah terhapus semua alasan
sebab risalah ini tak akan sampai pada kita
jika dulu Sang Nabi memilih berhenti
saat dicaci maki di depan wajahnya
saat dilempar batu tubuh mulianya
saat ada kotoran unta di atas sujudnya
saat nyaris melayang jiwanya
namun beliau tetap bertahan, bukan?

dan belum satupun laku itu kau timpakan padaku, dik
karenanya
aku masih menunggumu di sini.

untuk Iffah, Halijah, Faizah, Mutmainnah, dan Subaeda. ^__^

5 komentar:

  1. yup, jangan menyerah!!!
    nabi nuh malah menghabiskan 950 tahunnya untuk kemudian hanya mendapatkan 80an orang yang mau memenuhi seruannya..

    BalasHapus
  2. keren bangeeeeettt..hhhu...
    izin copy nah..
    bisa untuk kukasih adik2ku juga...
    ya,,ya,,ya...
    cling-cling...

    BalasHapus
  3. @silakan mbak... pasrahma kalo sama kita...

    BalasHapus
  4. ya ya ya bagus..bagus...
    syukron ya bu...
    ^^v

    BalasHapus

Syukran atas komentarnya...