Sabtu, 06 Februari 2010

jariyah

karena pintamu yang mengetuk langit, ibu
bukan tentang masa depan dengan harta
bukan juga dengan elok rupa
atau dengan cerdasnya pikiran
tapi agar hidupku adalah semburat cahaya iman

maka langkahku hari ini
setiap sinar-sinar hati yang menyemburat meski kadang dihadang pekat
tapi semuanya itu untukmu
agar aku menjadi apa yang disabdakan Rasul dengan khabarnya
seorang yang mengalirkan benderang untuk kuburmu kelak
dari sebuah doa
dari sebuah pinta
sebab tercatat untukmu sebagai amal jariyah

ini aku,
semoga telah menjadi seperti maumu
(Februari, 7 ’10)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Syukran atas komentarnya...