
maka kucipta sajak dari hurufhuruf yang keras
membentuk gagang dan tajam belati di ujungnya
aku ingin membunuh
kemarau yang layukan bungabunga, layukan harap
ketakutan yang jatuhkan harap, sirnakan kenangan
ingatan yang gantkan kenangan tentang suatu masa
aku ingin membunuh
yang meletakan kata manis pada tajam belatiku hingga kuhunuskan saja agar terkoyak jantungnya.
kuhunuskan agar terkoyak jantungnya dan berserulah segala dendam sebab kemenangan.
maafkan aku, tuhan
sebab ternyata sajak terlalu suci untuk menjelma belati
sebab dendam itulah yang menusuk diriku sendiri
pada akhirnya, akulah yang mati.
(maret 29 ‘07)
membentuk gagang dan tajam belati di ujungnya
aku ingin membunuh
kemarau yang layukan bungabunga, layukan harap
ketakutan yang jatuhkan harap, sirnakan kenangan
ingatan yang gantkan kenangan tentang suatu masa
aku ingin membunuh
yang meletakan kata manis pada tajam belatiku hingga kuhunuskan saja agar terkoyak jantungnya.
kuhunuskan agar terkoyak jantungnya dan berserulah segala dendam sebab kemenangan.
maafkan aku, tuhan
sebab ternyata sajak terlalu suci untuk menjelma belati
sebab dendam itulah yang menusuk diriku sendiri
pada akhirnya, akulah yang mati.
(maret 29 ‘07)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Syukran atas komentarnya...