di sini selalu hening
bulan sabit merindukan matahari yang senantiasa purnama
mereka tidak pernah berjumpa
tapi sepertinya saling tahu
dari kabar-kabar cahaya
bintang-bintang mungkin terlalu terlambat menyampaikan pesan
cahayanya baru kita terima bertahun kemudian
ia tidak pernah menyerah
baginya, sia-sia adalah
saat tak pernah berbuat apa-apa
sementara matahari selalu tahu
hanya sebab sinarnya saja ia dikenang
tapi haluslah dirinya
sebab,
bahkan meski awan menghalangnya di suatu siang
ia tetap paham betul
suatu waktu terik harus berlalu
ada yang sedang memerlukan teduh
bahkan meski ia tak lagi nampak
sebab mendung sedemikian kelabu
ia masih saja terus percaya
seseorang sedang duduk di beranda
menunggu hujan yang menemaninya memintal masa lalu
Makassar, 26 September 2013
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Syukran atas komentarnya...