Selasa, 31 Mei 2011

JUNI


sejak semalam, waktu terlelap itu

ingatkah kau tentang kisah saat ia membersamai para karibnya

lalu berucap dengan mata dan hati yang gerimis

tentang kaum yang tak pernah berjumpa dengannya

namun mencintainya seperti mereka yang berada di dekatnya

lalu ia katakan;

ia rindu



dialah yang mencintaimu bahkan sebelum kau lahir



pagi ini, bagaimana pula cara kami membalasnya, wahai Nabi?

dalam cahaya kami yang remang, mungkin hanya sekuntum

bolehkah di hari nanti kami berdiri di barisanmu?

sementara air mata telah gersang; kemarau

sementara hati selalunya lalai; kembara



kau al amin, sebab mereka mengenalmu

kami terpercayakan dengan tugas berat itu, sebab mereka tidak mengenal diri ini

maka jika baik sangka itu telah hilang

dan wajah mereka telah masam

saat caci tidak lebih buruk dari kenyataan

dan terlampau sering seharusnya terlemparkan pasir ke wajahnya

ah, andai mereka tahu siapa kami sebenarnya!

(Membuka Juni 2011)

gambar:devianart.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Syukran atas komentarnya...