Senin, 25 April 2011

Catatan Pernikahan


Suamiku,Telah kutulis puisi-puisi itu sejak usiamu 26 tahun

Ketika pertama kali kita bertukar senyum

Pada jarak pandang yang begitu dekat

Kau ingat


Saat kubisikkan mungkin aku tak perlu matahari, bulan atau bintang lagi

Cukup kau, cahaya yang Dia kirim untukku
Ah, apakah kau masih menyimpan puisi-puisi itu?
Dua belas tahun kemudian
Aku masih menikmati mengirimi puisi
Hingga hari ini
Aku pun menjelma hujan yang enggan berhenti
di berandamu bersama angin yang selalu kasmaran
kau tahu, aku masih saja menatapmu
dengan mataku yang dulu
lelaki sederhana berhati samudera
yang selalu membawaku berlabuh pada-Nya
pada berkali masa, kau pernah berkata:

“aku tahu, aku hanya ingin menikahi jiwamu selalu”

(Helvy Tiana Rosa)

gambar:devianart.com

2 komentar:

  1. Senang mendapati Helvy didalam sini,, selalu iri dengan kisah lamaran suami padanya... hm.... >.<

    BalasHapus
  2. Memangnya bagaimana kisahnya, Sit? Share dong! :D

    BalasHapus

Syukran atas komentarnya...