"kau sedang melihat apa, nak?"
"langit, bu."
--------------------------------------------------------------------------------
| "langit, bu" |
puisi akan menemukan dirinya sendiri
pada sedih yang tersembunyi
dan kau punggungi
kau tutupi
dan yang kau sebutkan dengan terang-terangan
dengan sendu yang berlinang-linang
bulan yang memutihkan langit
di pertengahan perjalanan
nyatanya tidak mampu mengubah malam menjadi siang
seperti hidup yang ternyata tidak semudah menggubah sajak
dan menentukan rima
dan kata-kata
doamu;
adalah nanti berkumpul lagi
pada sebuah tempat
dimana tidak akan ada lagi air mata
maka berhentilah mengasihaninya,
dia sedang mengejar surga
Makassar, 1 Mei 2013
puisi atau diri?
BalasHapussukaa <3