kau berkenyit
sekali lagi menjadi saksi sekuntum bunga yang terpetik oleh tangan yang tidak tepat
lalu kau memandang tajam pada sang bunga
seolah menyergapnya dengan sejuta kekata
"mengapa tidak dapat lebih bersabar sedikit saja.."
tapi tahukah kau?
bahwa terkadang ada masa dimana tidak ada lagi pilihan
hingga akhirnya harus menganggap bahwa yang terjadi memang adalah takdir yang telah digariskan
maka berhentilah memandang seperti itu
sekuntum bunga itu memang tidak akan pernah menyalahkanmu
tapi kau seharusnya tahu
bahwa padamu
dia telah menunggu terlalu lama
hingga akhirnya luka
hingga seolah akan gugur saja
hingga terpetik oleh tangan yang kau anggap salah
entahlah
(December, 6 '11)
gambar:devianart.com
entahlah,
BalasHapusseperti sy yg tertohok ketika membaca postingan ini, semangat... !!!
kangenku kangenku kangenku
BalasHapuskangenku kangenku kangenku
kangenku kangenku kangenku
kangenku kangenku kangenku
kangenku kangenku kangenku
kangenku kangenku kangenku
*kukirimkan ini padamu
BalasHapushttp://nurmayantizain.blogspot.com/2011/12/tulisan-berantai-11-11-11.html
cieee...
BalasHapus@all: :)
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh administrator blog.
BalasHapus