Rabu, 12 Oktober 2011

nurul iman


adalah pemberhentian dari perjalanan panjang
tempat tertumpahnya tetes tangis dalam sujud-sujud hening
tempat dimuainya semangat-semangat baru dari binar mata yang menemukan cahaya
tempat teredamnya cemburu dengan dzikir senja dan hibur lembut angin pada tangkai-tangkai ilalang
tempat dibasuhnya wajah dan jiwa pada jeda saat terlampau banyak noktah
tempat bertemu dengannya,
untuk belajar tentang harga tangis dan senyuman
tempat saat tergesa-gesa kuraih kertas dan pena:

sebab banyak terhambur kata


Masjid Telkom,
Oktober, 11 '11

1 komentar:

Syukran atas komentarnya...