Kamis, 27 Desember 2012

Pada Seluasnya Laut

subuh
hening
saat kubersamai kembali kenang masa lampau
pada pesan singkat yang katamu tak kau duga
juga obrol hangat lewat perantara udara
kau tahu?
salah satunya kuisi dengan air mata

maka semoga kau bersabar
pada rentangan jarak yang kucipta dengan sengaja
sungguh bukan sebab aku tak suka
namun bukankah kini semuanya menjadi lebih menenangkan?

original pic by TheRedGirl on deviantart.com


pada seluasnya laut,
seperti dirimu yang kini dapat kubaca bening jiwanya
pada tunduknya hatimu, kuyakin masih tersisa cahaya di sana

kau tahu?
ada doa-doa yang kupanjatkan pada sujud yang dalam-dalam
seperti yang kau pinta
meski sebenarnya tanpa kau pinta
akan kukirimkan segera ke langit
untukmu agar terus berkebaikan

entahlah
namun denganmu aku tidak membayangkan romansa
dan debar jantung ini pun tidak berarti apa-apa
aku hanya menerka
suatu hari akan kembali menyapamu dalam sebuah kabar bahagia
kuharap kau pun akan melakukan hal yang sama
suatu hari,
mungkin aku yang memulainya, lalu kau kemudian
ataupun sebaliknya, tak jadi soal

pada seluasnya laut
aku memandang namamu
sedikit-sedikit merasai rindu
semoga Allah terus menjaga dalam jauh

Makassar,
28 Desember 2012
sebuah puisi untuk seluasnya laut, baik-baiklah di sana yah! Disini, kurapal doa yang tak perlu kau tahu, bukankah itu buatnya lebih terijabah?

1 komentar:

Syukran atas komentarnya...