awalnya
hidup ini terasa gelap saja
atau mungkin kita terperangah
pada cahaya yang semu dan sekejap mengabur meninggalkan
hingga kita kemudian terpana
pada hal-hal kecil yang ternyata telah mendatangkan cinta
senyummu, saudariku
anngguk pengertianmu, adik-adikku
adalah seiris surga bersiram madu, kata seorang guru
yang membuat rasanya degup tak dapat berhenti dari dada ini
demi doa-doa yang mengalun sembari mengingati wajahmu satu per satu
adakah kau pula menyebut namaku?
lalu kita beranjak dari lingkaran
bukan untuk membubarkannya
namun agar meluaskannya
pada setiap langkah kita yang semoga selalu terjaga atas inginNya
kita memandang pagi dan siang
lalu senja dan malam terlalui pula
tiada lain yang kita harapkan, sungguh!
atas setiap nasihat dalam kesabaran
kebenaran
dan kasih sayang itu;
selain agar tercerahkanlah jiwa dengan ketaatan
tersemikanlah cinta, takut, dan harap, hanya padaNya
terluruskanlah setiap gerak tangan, langkah kaki, dan prasangka hati
hentikan segala lirikan mata yang berkhianat
dan katupkanlah ucap agar terhindar dari umbaran aib yang telah tertutup dengan kesantunanNya
kita di sini bertahan
semoga hingga kelak dipanggilNya sebagai jiwa yang tenang
kabulkanlah, ya Rabb...
bertabur cahaya :) hohoho
BalasHapusHey, Putri Cahaya.. Saya juga suka kata 'cahaya' :D
HapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapussaya selalu suka membaca puisi.. dan puisi2 dalam blog ini juga luarbiasa cantik..
BalasHapusjadi pengen dibuatin puisi sama si empunya blog.. kebetulan hari ini ulangtahun saya.. itung2 sbg kado.. hehe
(malah ngarep) -___-!!
kunjungan gan,bagi - bagi motivasi
BalasHapusHal mudah akan terasa sulit jika yg pertama dipikirkan adalah kata SULIT. Yakinlah bahwa kita memiliki kemampuan dan kekuatan.
ditunggu kunjungan baliknya yaa :)