
kepada pemimpin
yang berjaga-jaga di pagi dan petang hari
khawatir pada perut-perut lapar
dan alis yang berkerut karena ketidakpuasan
lalu bergerak dan berbuat
sebab ia selalu teringat
pada hari tanpa amalan
pada hari dengan perhitungan
kepada pemimpin
yang menjadi penerus para nabi
membawa cahaya pada hati-hati yang terbuka
lalu tergugu dalam diam
sebab ia tahu
masih banyak hamba lain yang lebih khusyuk sujudnya
yang lebih rapi tutur katanya
bahkan lebih dalam ilmunya
tapi justru ia yang dipilihNya
maka entah ini rahmat atau musibah
ia hanya ingin berbaik sangka saja
kepada pemimpin
yang memilih seorang pendamping untuk dibersamai
untuk saling mengisi dan saling berbagi
bersama tersenyum saat bunga mekar
lalu saling menyeka air mata saat kelam datang
tak perlu banyak kata tentang kesetiaan
biarlah hati dan tunduknya padangan yang menjadi jawabnya
(Februari, 16 '11)
sumber gambar
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Syukran atas komentarnya...