Sabtu, 08 Januari 2011

sederhana


sesederhana sinar mentari menyapa embun pagi
lagi-lagi ia bangkitkan senyum kita, lalu lupa pada mendung yg menggelayut semalam, sebab hari harus dimulai, dan kita akan kembali juang

sesederhana senyum di wajah seorang saudari
ia adalah sedekah tanpa harta
tapi sejukkan jiwa
bahwa selalu ada jalan menjadi insan mulia

sesederhana sajak sapardi tentang cinta
katanya, tentang pesan kayu yg menjadi tiada oleh api
bagiku, sesederhana cinta adalah bersatunya hujan dengan tanah
mengalirkan wangi khas setiap pertemuannya

dan sesederhana munculnya sebuah rasa yg hadirkan langkah
saat suatu malam kau bercerita
betapa sepasang kaus kaki dapat menggetarkan jiwa
(January,8 '11)

buat kak vee tree salsabila: afwan, lama kak! :-)

sumber gambar

3 komentar:

  1. sungguh hidup yang indah itu adalah hidup yang sederhana. dan hanya "sederhana" yang mampu membuatkan hati kita merasai.kerana kesederhanaan, hati kita mulai menghargai sesuatu. nice touch diena ^_^ [suka baca tulisan ukhti]

    BalasHapus
  2. makasih, buat kunjungannya...
    saya selalu suka baca komen2nya fuzah yang keren. Keep on writing, ukh! ^_^

    BalasHapus
  3. rangkaian kata sederhana yg dapat menggetarkan rasa, rasa ukhuwah dan kebersamaan, tetap melangkah bersama, semoga...

    BalasHapus

Syukran atas komentarnya...